Jamaah AR-Fachruddin
Universitas Muhammadiyah Malang
Jamaah AR-Fachruddin
Universitas Muhammadiyah Malang

Kerangka Filsafat Kacauku

      Filsafat islam adalah filsafat yang mendimensikan agama atau wahyu sebagai sumber ilmu mutlak, wahyu bersifat absolute tanpa mengesampingkan rasional yang di anugerahkan Allah pada hambanya. Berbeda dengan filsafat positif yang di besarkan Agus comte, yang mengatakan agama atau wahyu bukan sumber ilmu melainkan reaksi sosial. Islam sangat menghargai rasio manusia. Oleh karna itu Allah dalam banyak kalamnya berfirman tentang kebudayaan berfikir dalam masa awal islam, namun harus di sadari manusia punya batas dalam berfikir sehingga dalam berfilsafat tidak tersesat karena pemikiranya sendiri.

     Imam syafi’I berkata: “al aql haddu intaha ilaihi kama basoro haddu yantahi ilaihi”. Dalam keseharianya hamba yang bernama manusia ini tidak akan terlepas dari aktivitas berfilsafat, namun jika kita merujuknya dalam ranah etimologi, dan sebaliknya jika kita mengartikan secara luas maka tidak semua individu yang menghuni kolong langit ini dapat berfilsafat.

     Seperti kita ketahui 4 madzhab yang mahsyur dari kalangan kita, tidak terlepas dari ijtihad masing masing, mempunyai kaidah atau manhaj yang mendasari ijtihadnya. Menurut saya ijtihad adalah aktifitas filsafat keislaman atau kebudayaan berfikir pada masa awal islam, sekali lagi jika kita berbicara ruang lingkup etimologi. Terlepas 4 imam madzhab mengharam kan filsafat secara tekstual dalam kitab-kitabnya namun perlu kita ketahui worldview masing-masing madzhab dan keadaan sosiogeografiisnya dan kontek kemasyarakatan pada saat itu sebagai pijakan, sehingga kesimpulan haram itu lahir dan petanyaannya adalah "mengapa para aimmahtularba'ah mengharamkannya harus muncul pada benak kita pemuda muslim, tanpa mengesampingkan pendapat ulama khalaf atau ulamak kontemporer saat ini yang membolehkan aktivitas ini. Namun pembolehan itu harus berjalan beriringan dengan Agama kita ( Al-Quran dan Al Hadis)

     Filsafat adalah budaya keilmuan yang tidak terlepas dari peradaban di muka bumi, mesir, india, persia, yunani, islam, yahudi, Kristen dan tak jarang banyak agama yang lahir karena proses berfilsafat seperti halnya agama yang bekembang di anak benua Asia yaitu india, Asia tengah, dan Tiongkok. Filsafat adalah alat yang menciptakan formula untuk mencari kebenaran hakiki dg berfikir radikal mempertanyakan jawaban-jawaban sehingga muncul jawaban2 baru, yang di dasari raisionalitas bagi para pecandunya.

     Sumber ilmu dalam islam yang bersumber dari hadits shahih (otentik report of propet) dan al-Quran yang bersifat absolut. Kenapa saya mengatakan hadits adalah sumber ilmu yg absolut dalam agama islam, karena hadits adalah kalam Allah itu sendiri sepeti termaktub dalam surat An-najm ayat 3
“wamaa yantiquuu ‘anilhawa in huwa illa wahyuu yuha” yang artinya tidakah yang dikatakan Muhammad adalah hawa nafsunya melainkan wahyu dari Tuhannya.


Muhammad Romli Az-zuhri (Maganger Dept. Media dan Informasi)

Shared: